Bendungan Walahar, Karawang

Bendungan Walahar, Karawang

Nama Walahar sendiri juga dipakai sebagai nama desa di mana bendungan ini berada tepatnya di daerah Kecamamatan Ciampel – Klari, Kabupaten Karawang. Bendungan Walahar dibangun pada masa perjuangan rakyat Indonesia dalam melawan Belanda.

Pada tahun 1923 proyek pembangunan Bendungan ini dimulai oleh Pemerintah Hindia-Belanda di bawah pengawasan seorang ahli perairan bernama C. Swaan Koopman. Bendungan mulai difungsikan pada tanggal 30 November 1925, konon pintu bendungan Walahar pernah direnovasi sekitar tahun 1989 dan direhabilitasi sekitar tahun 2009. Karena bangunan ini bersejarah, maka bendungan ini juga merupakan salah satu ikon dari kabupaten Karawang.

Bendungan Walahar difungsikan untuk mengatur debit sungai Citarum yang melaluinya dan tampungan air Bendungan ini mampu mengairi area persawahan belasan hektar di kabupaten Karawang serta sebagai suplai air permukiman sekitar daerah aliran sungai dan irigasi. Pastinya sistem irigasi di daerah Karawang ini sangat penting karena Karawang serta Indramayu merupakan Lumbung padi di Jawa Barat.

Selain sebagai sebagai pengatur debit air dan irigasi, tempat ini juga dijadikan sebagai tempat wisata lokal oleh penduduk sekitarnya, sehingga di sekitaran bendungan cukup ramai dilalui dan dikunjungi orang. Di atas bendungan ini dijadikan sebagai jembatan yang menghubungkan kecamatan Klari dengan Ciampel, walaupun hanya selebar sekitar 2 meter. Jika berkendara melalui jembatan ini menggunakan mobil, maka tidak bisa berpapasan dan harus bergantian.

Sharingkedia รท