Mengapa kita tergiring PLN untuk migrasi ke prabayar dan semakin terjangkau?

Awalnya saya sendiri heran mengapa bisa berbanding terbalik dari cara pembayaran listrik dengan langganan operator seluler, dulu PLN menerapkan cara pembayaran mutlak pascabayar, ini kemunduran atau kemajuan? Sedangkan beberapa operator seluler atau provider mulai menggiring pelanggannya ke pascabayar (tentunya dengan sasaran tertentu).

sarangib / Pixabay (foto ilustrasi)

Walaupun cara pembayaran prabayar atau pascabayar tidak bisa dibandingkan dengan kemajuan atau kemunduran karena konteksnya sedikit berbeda, tetapi hal ini bisa diukur dari siapa yang lebih diuntungkan dan siapa yang lebih dirugikan. Menurut saya memang bagus listrik prabayar adalah salah satu tujuan efisiensi, efisiensi listrik terutama untuk PLN. Andai semua prabayar tidak diperlukan petugas PLN untuk keliling kroscek KWH meter, mengendalikan pembengkakan aliran listrik dan hal lain terkait pemakaian tidak wajar, serta memudahkan untuk monitoring dan kontrolling.

Saat ini PLN merupakan pemasok listrik tunggal di Indonesia

PLN menguasai hajat hidup orang banyak makanya dikelola oleh negara alias BUMN yang regulasi juga diatur pastinya sedemikian rupa oleh pemerintah. Dalam hal ini mau tidak mau kita wajib percaya mengikuti bahwa pengelolanya dengan benar terutama dengan penerapan subsidi yang tepat sasaran, tetapi realitanya memang belum demikian. Apabila itu terjadi kita bisa melaporkan apabila ada ketidaksesuain tersebut kepada PLN, melalui:

123
(kode area) 123
@pln_123
PLN 123
[email protected]

selengkapnya bisa lihat di pln.co.id

Menurut saya PLN perlu melakukan perubahan demi kemajuan, keadilan dan transparansi kepada masyarakat dengan:

1. Pembinaan listrik mandiri (swadaya masyarakat)
2. Kesempatan untuk perusahaan listrik swasta menegah ke bawah
3. Program listrik ramah lingkungan
4. Pendidikan, fundamental dan inovasi kelistrikan

Sebetulnya hal-hal di atas sangat efektif untuk efisiensi dan menanggulangi krisis kelistrikan serta inovasi listrik itu sendiri, tetapi saya kira hal tersebut kurang menguntungkan untuk PLN. PLN seolah-olah mempunyai misi yaitu penting PLN untuk semakin terdepan saja, bukan kemajuan dan transparansi dibidang kelistrikan itu sendiri.

Kalau kita perhatikan anak-anak kecil baru tahu bahwa listrik hanya punya PLN saja, ini cukup disayangkan dan bisa saja menghambat pemahaman maju tentang kelistrikan. Semoga anak-anak muda yang cerdas tetap tergerak untuk melakukan inovasi khususnya dibidang kelistrikan. Lalu siapa yang membimbing mereka misalkan saja ekspert dan berbakat di bidang kelistrikan misalkan untuk beberapa dari 4 program di atas? Apakah PLN? Ya PLN luar biasa, tetapi paling tidak dia akan direkrut untuk memajukan PLN, dan dia mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Bagaimana dengan ratusan juta rakyat yang membutuhkan listrik terjangkau? Nanti akan diatur regulasinya secara adil dan merata, maju terus PLN. *Jito

Post Author: Jito

'vertical' not null

Tinggalkan Balasan