Kelemahan Investasi Emas

Pada beberapa artikel sebelumnya sudah kita bahas beberapa hal tentang investasi emas, terutama dari sisi kelebihannnya, pada artikel ini kita akan bahas dari sisi kelemahannya. Emas mungkin menjadi primadona sebagai bentuk investasi yang harganya cenderung naik dan mudah dijual sewaktu-waktu. Tetapi beberapa investor tidak memilih emas karena mereka memiliki pertimbangan tertentu.

Stevebidmead / Pixabay (foto ilustrasi)

Emas juga memiliki kekurangan walaupun memiliki keunggulan yang begitu banyak. Untuk anda yang ingin berinvestasi dalam bentuk emas, anda bisa mempertimbangkan kelemahan-kelemahan emas berikut ini:

1. Harganya sangat fluktuatif

Harga emas memang selalu meningkat tetapi peningkatan tersebut tidak selalu terjadi dan bahkan memakan banyak waktu. Lalu apa yang dimaksud bahwa emas memiliki kecenderungan harga yang meningkat? Ini tidak lain karena pengamatan dalam waktu beberapa tahun. Emas juga kadang-kadang memiliki harga menurun meskipun juga sering mengalami kenaikan. Harga emas yang berubah berpotensi menyulitkan para investor emas dalam memprediksi harga emas di masa yang akan datang. Beberapa investor biasanya mengambil nilai tengah dari fluktuasi harga emas per gram untuk menghitung nilai investasi di masa yang akan datang dengan bunga tertentu. Untuk anda yang berencana melakukan investasi emas dalam jumlah besar, pertimbangkan faktor fluktuasi harga emas.

2. Resiko kehilangan yang tinggi

Ini merupakan resiko yang harus dihadapi oleh para investor emas karena emas adalah perhiasan yang digunakan sehari-hari. Resiko ini mungkin berupa kejadian perampokan khususnya jika ada dalam jumlah cukup banyak apalagi dalam bentuk perhiasan. Investasi emas batangan mungkin juga rawan dengan resiko ini. Agar aman, biasanya para investor emas harus membayar lebih banyak untuk mendapatkan safe deposit box. Ini adalah fasilitas bank untuk menyimpan barang milik nasabah dengan nilai yang tinggi.

3. Harga yang cenderung melambat ketika kondisi ekonomi stabil

Ini adalah fakta dan ironi. Harga emas cenderung naik ketika kondisi ekonomi sedang tidak stabil. Bisa jadi dalam waktu ini terjadi kenaikan karena inflasi dan sekaligus terjadi penurunan harga emas. Jika inflasi jauh lebih tinggi dibandingkan dengan perkiraan masyarakat, tidak menutup kemungkinan bahwa harga emas jauh lebih tinggi. Jika kondisi ekonomi tidak stabil, emas bisa menjadi alternatif untuk mengamankan kekayaan para investor.

Artikel terkait

Post Author: Sharingpedia

Blogger at https://t.co/EYpaUsfvzJ

Tinggalkan Balasan